Pada awal September 2025, sebuah video wawancara dengan pendeta asal Afrika Selatan, Joshua Mhlakela, menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, Mhlakela mengklaim menerima wahyu ilahi yang menyatakan bahwa Yesus sbobet akan kembali ke Bumi pada tanggal 23–24 September 2025, bertepatan dengan perayaan Rosh Hashanah dalam kalender Yahudi.

Pernyataan ini memicu perdebatan luas di kalangan umat beragama dan masyarakat umum. Beberapa orang merasa terinspirasi dan mulai membagikan pengalaman spiritual mereka, sementara yang lain mengingatkan bahwa menurut ajaran Kristen, tidak ada yang mengetahui hari atau jam kedatangan Yesus.

Fenomena ini juga diperburuk dengan munculnya teori konspirasi terkait fenomena alam, seperti “blood moon” yang terjadi pada awal September 2025, yang dianggap oleh sebagian orang sebagai pertanda dari nubuat tersebut. Namun, banyak ahli astronomi dan teolog menekankan pentingnya pendekatan rasional dan skeptis terhadap klaim-klaim semacam ini.

Seiring mendekatnya tanggal 23 September, masyarakat di seluruh dunia tetap waspada, mempertanyakan apakah hari tersebut akan menjadi momen bersejarah atau berlalu seperti hari-hari biasa.